Posted by : Anonim Minggu, 10 Juni 2012

Aku kembali di dunia dengan langit yang berwarna hijau. Aku duduk di sebuah pohon mongolia yang cukup besar, cukup teduh di sini, langit hijau disini sangat menenangkan, bagaimanapun aku harus bersiap untuk sebuah takdir besar yang akan menjemputku tak lama lagi... aku menggela nafas yang sangat panjang, berharap sedikit beban fikiran ku menguap.

aku sudah cukup lama di dunia ini, waktu yang kulewatkan ku isi dengan latihan demi latihan untuk memperkuat diri serta menyiapkan semua strategi yang mungkin kami akan perlukan, walau pun begitu aku merasa sedikit khawatir tetang rencana yang aku buat bersama semua pejuang semalam, apalagi kini benar benar menganggapku sebagai seorang yang akan menyelamatkan dunia mereka dan dunia kedua ku ini.

"Apa kau akan disitu seharian Gil?" Lucy berjalan mendekati ku

"Aku hanya sedang mendinginkan kepala ku Lucy, Alice bilang latihan ku sudah selesai, jadi tidak lama lagi kita pasti akan melakukan penyerangan dengan taktik itu" Jawab ku setiba nya Lucy di sampingku

 "Gelirya, memang benar.. ternyata di bicarakan berapa kali pun taktik itu tetap yang paling mungkin untuk kita agar dapat memenagkan perang dengan para Artaloft milik Pangeran Sigma"

"Ya, awal nya aku kira dengan melakukan serangan frontal kita dapat menang dengan mudah, namun setelah kejadian beberapa bulan lalu untuk pertama kali nya aku bertarung dengan musuh dengan kekuatan Alter Gilbert menyerang dengan sembarangan hanya akan membawa kematian untuk kita semua" Wajah ku sedikit terlihat murung, membuat garis di wajah Lucy terbaca khawatir "Tapi ya, kau tau Lucy, kita bisa membebaskan kedua dunia dari kehancuran" Sambung ku dengan wajah merona bahagia yang di sambut senyuman manis Lucy

Kami melewati beberapa jam di bawah pohon mongolia itu, aku sudah menjadi dekat dengan semua nya terutama Alice dan Lucy, kalau Alice jelas saja kami dekat, di dunia nyata kami adalah teman sekelas dan nama nya adalah Niera

Setelah malam itu hari hari seperti bisa sering aku lewati di dunia berlangit hijau itu, tidak lama lagi pangeran Sigma akan menggunakan sebuah senjata yang mereka sebut adalah senjata kiamat yang akan menghancurkan kedua dunia, dunia ku dan dunia ini.

Kami melakukan persiapan, sampai semua nya sudah siap aku dan beberapa pejuang yang akan berada di garis depan mengajak semua nya untuk berkumpul dan melakukan rapat terakhir, menyusun sekali lagi rencana Gelirya milik ku dan memotivasi semua nya untuk berjuang. semua nya terlihat sangat bahagia dan yakin bahwa kedamaian akan kembali pada kehidupan mereka

"Akhir nya dimulai juga"

"Kita pasti bisa menang"

"Pangeran Sigma itu akan mati"

"Dunia akan damai"

Suara suara penuh keyakinan terdengar dari arah yang berada di depan ku, aku memalingkan tatapan kearah rekan-rekan ku pasukan garis depan dan mereka tersenyum ke arah ku

"AYO BERPERANG!!" teriak Lucy dengan semangat

"O!!!!!" Semua semangat menjadi satu, semua pedang,panah,senjata api,tongkat,tompat, dan semua senjata sejata yang kami genggam mengacung keudara

Rapat terakhir telah usai, pasukan kami mulai bergerak,tujuan kami hanya satu yaitu mengembalikan dunia Alter

Kami berjalan sesuai rencana yang telah kami buat bersama dalam waktu yang cukup lama, melalui banyak pencarian informasi dan peperangan melawan pihak seseorang yang di kenal dengan Pangeran Sigma untuk dapat melakukan serangan kejutan ke tempat mereka berlindung, sekaligus untuk menghancurkan benda yang di sebut Lacrima sebuah senjata pencipta kiamat milik Pangeran Sigma

"Apa yang fikirkan Gil?" Suara Alice memecah lamunan ku

"Eh, bukan apa-apa, hanya saja ini lebih jauh dari yang ku perkirakan" Jawab ku singkat

"Aku sependapat dengan mu, ini sudah 5 hari setelah kita berangkat"

"Tapi kalian tau? tidak ada dari kita yang terlihat lelah selain kalian berdua HAHAHA" Suara itu adalah milik seorang dengan julukan Grandine the soul seeker, ia ku kenal dalam beberapa bulan lalu setelah perang pertama ku, ia cukup baik untuk seorang lelaki namun dengan julukan seperti itu siapa pun tidak akan berani macam-macam pada nya, dengan mendengar nama nya saja tulang mu akan bergetar.. aku sangat bersyukur orang macam dia ada di pihak kami

"Grandine jangan bicara yang tidak sopan... Gilbert, Alice tolong maafkan perkataan nya" Seorang wanita tiba-tiba muncul dari arah belakang ku, aku sama sekali tidak merasakan kehadiran nya sampai dia sudah berada di dekat ku seperti ini.. Nama nya adalah Aria, dia adalah pengguna senjata jarak jauh bisa di bilang seorang Scouter, kemampuan nya dalam menyembunyikan keberadaan sangat luar biasa

"Aaah Aria, aku tidak melakukan apa-apa, aku juga tidak bicara dengan tidak sopan, aku hanya.. aku hanya" Grandine tidak dapat meneruskan kalimat nya, mata Aria begitu tajam mengarah kearah nya. tidak di sangka seorang dengan julukan dewa kematian dapat lemh dihadapan seorang gadis

"Wehehe sudah sudah, benar yang di katakan Grandine, ia sama sekali tidak melakukan apapun Aria" Aku mencoba mencairkan suasana

"Begitu kah? syukurlah" Balas Aira dengan wajah yang sudah kembali normal

"Kalian.. Lihat lah itu.." Ujar Alice

"Ada apa Alice?" Balas ku

"Itu....." Lucy terperanggah

"Seperti nya kita akan segera memulai nya" Sela Grandine

"Ini tidak akan mudah" Tegas ku

Kami semua sudah tiba di daerah yang akan kami serang, namun bukan itu yang yang menjadi point di kepala kami, tempat itu, tepat nya sebuah instana hitam yang sangat besar dengan menara-menara yang tidak terlihat dimana puncak nya berada di atas kami di sekitar nya berterbangan mahluk mahluk buas yang menjadi penjaga terluar dari istana itu.. istana Sigma... Isatana hitam... yang terbang.

"Seperti nya Gelirya tidak akan berguna sekarang" Ujar Safiore yang serta se'ekor naga hitam menyongsong kearah nya dengan ganas

"RENCADA B!!" Pekik Alice dengan sekuat tenaga, suara nya dapat terdengar oleh semua yang ada di maju bersama nya

aku sama sekali khawatir dengan membuang Gelirya, namun tidak ada pilihan lain, aku harus bertarung, tidak, kami harus bertarung di sini

-To be continue

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Rodeon-File Translator

Popular Post

Labels

Followers

Blog Archive

- Copyright © 2013 Rodeon's-Files -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -